Penataan Sistem Manajemen SDM Aparatur

Upaya  yang  sudah   dilakukan  dalam  kaitan  dengan  penataan sistem manajemen Sumber Daya Manusia mencakup antara lain:

  1. Analisis Jabatan dan Analisis Beban Kerja telah dilakukan kepada seluruh jabatan dengan;
  2. Telah dilakukan Analisis Jabatan, Dokumen Uraian Jabatan/ Informasi Jabatan Struktural dan Fungsional;
  3. Analisis Beban Kerja (ABK) telah dilaksanakan;
  4. Perhitungan kebutuhan pegawai telah dilakukan kepada seluruh unit organisasi dengan Analisis Beban Kerja (ABK) telah dilaksanakan;
  5. BKKBN telah melakukan perhitungan kebutuhan pegawai yang hasilnya telah disampaikan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi;
  6. Terdapat dokumen tentang proyeksi kebutuhan 5 tahun yaitu: telah disusun kebutuhan;
  7. Proses penerimaan pegawai transparan, objektif, akuntabel dan bebas KKN;
  8. Pengembangan pegawai berbasis kompetensi, meliputi:
  • Terdapat kebijakan tentang kompetensi jabatan dengan telah ditetapkan Standar Kompetensi Selain itu, telah dilakukan asessment kepada seluruh pegawai;
  • BKKBN telah melakukan identifikasi kebutuhan pengembangan kompetensi kepada sebagian besar pegawai yang dituangkan dalam hasil mapping kompetensi;
  • BKKBN telah menyusun rencana pengembangan kompetensi sebagian besar pegawai dengan dukungan anggaran yang mencukupi dengan adanya Analisis Kebutuhan Diklat, proposal centre of excellence.
    1. BKKBN telah melakukan pengembangan berbasis kompetensi kepada sebagian besar pegawai sesuai dengan rencana dan kebutuhan pengembangan kompetensi yang dituangkan dalam:
  • SK Tugas Belajar;
  • Surat Izin Belajar;
  • Diklat teknis dan manajemen di dalam dan luar negeri (laporan kegiatan diklat TM);
  • Bimtek penataran sosialisasi coaching dan pendampingan;
  • Pelaksanaan ujian dinas dan ujian penyesuaian kenaikan pangkat (laporan kegiatan ujian dinas dan ujian penyesuaian kenaikan pangkat);
    1. Promosi jabatan dilakukan secara terbuka. BKKBN telah menetapkan kebijakan tentang promosi terbuka yang dituangkan dalam:
  • Pedoman tata cara pengisian jabatan pimpinan tinggi, madya dan pertama No.5 tahun 2014 tentang Pedoman Tata Cara Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama di Lingkungan BKKBN;
  • Dokumen Pengumuman Seleksi Terbuka Untuk Jabatan Kepala BKKBN, Pejabat Tinggi Madya, Pejabat Tinggi Pratama, Administrator dan Pengawas;
  • Pengisian jabatan pimpinan tinggi (utama, madya dan pratama) telah dilakukan melalui promosi terbuka secara nasional;
  • Promosi terbuka dilakukan oleh panitia seleksi yang independen;
  • Setiap tahapan seleksi terbuka diumumkan di website (pansel).
    1. Penetapan kinerja individu, meliputi:
  • Penerapan penetapan kinerja individu telah dilakukan terhadap seluruh pegawai;
  • Seluruh pegawai telah melakukan penilaian kinerja individu yang terkait dengan kinerja organisasi yang dituangkan dalam data pegawai yang telah mengirimkan dokumen penilaian prestasi kerja;
  • Hasil penilaian prestasi kerja minimal bernilai baik telah dijadikan acuan untuk proses seleksi jabatan struktural dan pengangkatan dalam jabatan fungsional;
  • Capaian kinerja individu telah dijadikan dasar untuk pemberian tunjangan kinerja;
  • Pelaksanaan evaluasi jabatan;
  • Terdapat dokumen tentang penyusunan Faktor Jabatan;
  • Informasi Faktor jabatan struktural dan fungsional;

Telah dilakukan Validasi Nilai dan Kelas Jabatan (grading jabatan) oleh Kementerian PAN & RB dan BKN.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *